BISNIS.HOTNEWS.ID - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melihat potensi besar pada transformasi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai motor penggerak ekonomi nasional.
Kedua sektor ini diproyeksikan mampu memberikan kontribusi tambahan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan estimasi peningkatan antara 0,8 hingga 1 persen.
Hal ini disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Irawan, dalam sebuah acara penting.
Beliau mengungkapkan adanya kesepahaman dengan pandangan yang disampaikan oleh Dirjen Ekosistem Digital Komdigi, Edwin.
"Kalau di beberapa publikasi yang bisa kami kutip. Kalau ini kita bisa dorong terus tambahan pertumbuhan ekonominya itu antara 0,8 sampai dengan 1," ujar Ferry Irawan.
Pernyataan tersebut disampaikan Ferry Irawan dalam rangkaian acara RGS Summit 2026.
Acara tersebut diselenggarakan di Hotel Bidakara, Jakarta Pusat, pada hari Selasa, 14 Juli 2026, yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan.
Pemerintah secara aktif mendorong berbagai mesin pertumbuhan ekonomi baru, termasuk sektor teknologi yang dinilai memiliki potensi luar biasa.
Fokus pada transformasi digital dan AI ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.