BISNIS.HOTNEWS.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara mengenai desakan dan kritik yang muncul terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sudaryono, Kepala BGN yang baru saja dilantik, menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menghentikan program tersebut.
Menurut Sudaryono, program Makan Bergizi Gratis sejatinya merupakan bagian dari janji politik yang telah disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Janji ini telah digaungkan oleh Presiden sejak masa kampanye pemilihan umum.
Pernyataan ini disampaikan oleh Sudaryono sebagai respons langsung terhadap berbagai tuntutan yang meminta agar program MBG dihentikan. Ia ingin mengklarifikasi posisi dan peran BGN dalam isu yang tengah menjadi sorotan publik ini.
Fokus utama Badan Gizi Nasional, menurut Sudaryono, bukanlah pada upaya penghentian program. Sebaliknya, BGN berkomitmen untuk memastikan bahwa program yang ada dapat berjalan dengan lebih baik dan akuntabel.
"Kami tidak dalam posisi untuk menghentikan program ini, karena ini adalah janji politik dari Presiden," ujar Sudaryono, menekankan bahwa ranah BGN adalah memastikan pelaksanaan yang optimal.
Sudaryono menekankan bahwa BGN akan memprioritaskan upaya perbaikan pada aspek tata kelola program. Tujuannya adalah agar pelaksanaan Makan Bergizi Gratis dapat berjalan dengan lebih baik dan transparan bagi masyarakat.
Kepala BGN yang baru dilantik ini menyampaikan bahwa perbaikan tata kelola akan menjadi kunci utama. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas program di lapangan.
"Fokus kami adalah memperbaiki tata kelola agar pelaksanaannya lebih baik dan transparan," kata Sudaryono, menggarisbawahi komitmen BGN terhadap peningkatan kualitas program.
Sudaryono dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional