- BISNIS.HOTNEWS.ID - Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, akhirnya buka suara menanggapi berbagai kabar yang beredar mengenai program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Pernyataan ini merespons isu yang berkembang, mulai dari dugaan pengadaan jutaan unit kipas angin hingga persoalan gaji para pengelola koperasi.
Isu mengenai pengadaan kipas angin senilai Rp 1,8 triliun ini pertama kali mencuat dan dipertanyakan oleh Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam. Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Menteri Koperasi (Menkop) yang diselenggarakan pada Rabu, 15 Februari lalu.
Mufti Anam menyatakan keraguannya terhadap program tersebut, terutama karena harga kipas angin di pasaran yang dinilai jauh lebih terjangkau dibandingkan estimasi anggaran yang beredar. Ia merasa perlu adanya klarifikasi resmi mengenai kebenaran proyek ini.
"Hari ini rakyat sedang dihebohkan dengan isu adanya pengadaan kipas angin 1,8 juta dengan nilainya Rp 1,8 triliun," ujar Mufti Anam saat rapat kerja di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (15/2).
Ia menambahkan bahwa upaya pencarian informasi mengenai pengadaan tersebut belum membuahkan hasil. Pihak-pihak terkait pun terkesan enggan memberikan jawaban pasti terkait isu yang sedang hangat diperbincangkan.
"Lalu dari isu ini kami mencari informasi tapi kami tidak dapat satu informasi pun dari pemerintah adanya pengadaan ini. Kami juga informasi pihak-pihak terkait tidak berani jawab," jelas Mufti Anam.
Oleh karena itu, dalam kesempatan tersebut, Mufti Anam langsung melontarkan pertanyaan kepada Menteri Koperasi untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat luas. Ia ingin mendapatkan jawaban yang jelas mengenai proyek yang menimbulkan polemik.
"Maka pada kesempatan ini kami ingin tanya kepada pak menteri, isu soal pengadaan 1,8 juta kipas angin dengan anggaran Rp 1,8 triliun betul tidak pak?" tegasnya, merujuk pada rapat kerja bersama Menteri Koperasi di Gedung DPR, Jakarta Pusat, pada Rabu (15/2).
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, secara resmi memberikan klarifikasi. Ia berupaya meluruskan berbagai persepsi yang mungkin timbul di kalangan masyarakat terkait program KDKMP.