BISNIS.HOTNEWS.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa impresif sepanjang pekan perdagangan yang berakhir pada 17 Juli 2026. Indeks acuan pasar modal Indonesia ini berhasil membukukan penguatan signifikan sebesar 4,24%.
Perjalanan IHSG selama sepekan, tepatnya dari tanggal 13 hingga 17 Juli 2026, ditutup pada level 6.175,535. Angka ini menunjukkan peningkatan substansial dibandingkan penutupan pekan sebelumnya yang berada di level 5.924,360.
Fenomena penguatan indeks komposit ini ternyata tidak berdiri sendiri. Tren positif IHSG tersebut turut diiringi oleh peningkatan aktivitas transaksi harian yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan bahwa rata-rata nilai transaksi harian mengalami lonjakan mencapai 36,25%. Angka ini melonjak dari sekitar Rp10,27 triliun pada pekan sebelumnya menjadi Rp13,99 triliun pada pekan berjalan ini.
Peningkatan signifikan dalam nilai transaksi harian ini, menurut Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad, juga sejalan dengan peningkatan volume transaksi harian. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas jual beli saham yang lebih masif di pasar modal.
"Nilai transaksi itu dibarengi dengan peningkatan volume transaksi harian pekan ini," ujar Kautsar Primadi Nurahmad.
Peningkatan aktivitas transaksi ini dapat menjadi indikator meningkatnya minat investor untuk bertransaksi di pasar saham, baik investor domestik maupun asing.
Kenaikan IHSG dan lonjakan transaksi ini dapat dimanfaatkan oleh para investor sebagai momentum untuk melakukan strategi investasi yang lebih aktif.
Investor dapat mempertimbangkan untuk melakukan analisis lebih mendalam terhadap saham-saham yang berpotensi memberikan imbal hasil optimal di tengah kondisi pasar yang positif ini.