BISNIS.HOTNEWS.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa impresif pada perdagangan Selasa, 22 Juli 2026, dengan mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 1,74%.
Hal ini membawa indeks acuan pasar modal Indonesia tersebut bertengger di level 6.340,02 pada akhir sesi perdagangan.
Penguatan ini semakin mengukuhkan tren positif yang telah berlangsung selama sembilan hari berturut-turut.
Dalam rentang sembilan hari tersebut, IHSG tercatat telah melesat hampir 8% secara point-to-point, menunjukkan momentum yang kuat di pasar saham domestik.
Meskipun demikian, tidak semua saham ikut merasakan euforia kenaikan tersebut.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar terpantau tertinggal dan bahkan menjadi pemberat pergerakan indeks.
Saham-saham yang melambat ini kemudian dikenal sebagai laggard atau saham yang bergerak di bawah rata-rata pergerakan indeks.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) merinci sepuluh saham yang menjadi laggard sepanjang perdagangan kemarin.
"IHSG melesat 1,74% ke level 6.340,02 pada perdagangan kemarin, Selasa (22/7/2026)," demikian informasi yang diperoleh dari Bloomberg Technoz.