BISNIS.HOTNEWS.ID - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, baru-baru ini menyampaikan sebuah pencapaian signifikan dalam pengelolaan logistik nasional. Ia menggarisbawahi bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah negara, pemerintah berhasil membangun sebuah sistem rantai pasok kebutuhan pokok yang secara efektif menjangkau hingga ke tingkat pedesaan.
Keberhasilan ini, menurut Presiden Prabowo, sangat dimungkinkan berkat kehadiran dan peran aktif dari Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes). Inisiatif ini menandai babak baru dalam upaya pemerintah memastikan ketersediaan barang-barang esensial bagi seluruh lapisan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan sambutan dalam Sidang Kabinet Paripurna yang diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada hari Senin, 20 Juli 2026. Acara ini dihadiri oleh jajaran menteri dan pejabat tinggi negara.
Presiden Prabowo mengungkapkan kebanggaannya atas terobosan ini. "Saudara-saudara, untuk pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, pemerintah akan punya jalur, akan punya suatu pegangan rantai pasok, supply chain, retail chain, dari pusat sampai ke desa," ujarnya.
Menurut Presiden, dengan adanya rantai pasok yang terintegrasi hingga ke desa, pemerintah optimis dapat mencegah terjadinya kelangkaan barang kebutuhan pokok. Sistem ini juga diharapkan dapat meminimalisir praktik penimbunan barang yang merugikan masyarakat.
Kehadiran Kopdes menjadi kunci utama dalam memantau pergerakan barang. Dengan demikian, pemerintah memiliki kendali yang lebih baik untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan merata ke seluruh penjuru negeri.
Presiden Prabowo menekankan bahwa Kopdes akan berperan sebagai garda terdepan dalam memonitoring langsung seluruh mata rantai pasok barang. Hal ini dilakukan untuk memastikan efektivitas dan efisiensi distribusi.
Dikutip dari artikel di Istana Negara, Presiden Prabowo optimis bahwa inovasi ini akan membawa perubahan fundamental dalam logistik nasional. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil.
Terciptanya rantai pasok yang kuat hingga ke desa ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat terkait ketersediaan bahan pokok. Selain itu, stabilitas harga juga menjadi target utama dari implementasi Kopdes ini.