BISNIS.HOTNEWS.ID - PT Danantara Investama Manajemen (DIM) mengumumkan bahwa total investasi yang digelontorkan untuk pembangunan delapan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) pada tahap kedua telah mencapai angka fantastis, yakni Rp25 triliun.
Proyek-proyek ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memenuhi target bauran energi terbarukan di Indonesia. Selain itu, inisiatif PSEL ini juga dinilai sangat krusial dalam menangani permasalahan sampah perkotaan yang semakin mendesak.
Director Investment DIM, Fadli Rahman, menjelaskan bahwa setiap satu titik atau lokasi pembangunan PLTSa membutuhkan estimasi dana investasi yang signifikan. Rata-rata, biaya yang dibutuhkan berkisar antara Rp3 hingga Rp3,5 triliun per lokasi.
"Rata-rata investasi satu lokasi itu bergerak di angka Rp3 sampai Rp3,5 triliun. Artinya, kalau dikumulatifkan di delapan lokasi, totalnya ada di kisaran Rp24—Rp25 triliun," ujar Fadli Rahman dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/7/2026).
Lebih lanjut, Fadli Rahman menekankan urgensi dari proyek waste to energy (WtE) ini. Ia menyoroti peran pentingnya dalam menekan dampak eksternalitas negatif yang selama ini menjadi momok bagi daerah-daerah perkotaan besar di Indonesia.
Dampak negatif dari pengelolaan sampah yang tidak memadai bisa sangat merugikan. Mulai dari pelepasan emisi gas rumah kaca (GRK) yang berkontribusi pada perubahan iklim, polusi udara yang mengancam kesehatan, hingga risiko kesehatan masyarakat yang meningkat.
Selain itu, jika sampah di delapan wilayah pemenang tender ini tidak ditangani dengan baik, terdapat potensi pencemaran lingkungan yang masif. Hal ini dapat merusak ekosistem dan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
Oleh karena itu, investasi besar ini diharapkan dapat menjadi solusi komprehensif dalam mengelola sampah sekaligus menghasilkan energi bersih bagi Indonesia.
Dikutip dari Bloomberg Technoz, proyek ini menyoroti komitmen Indonesia dalam transisi energi dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.