BISNIS.HOTNEWS.ID - Memasuki masa libur sekolah, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan panduan penting bagi orang tua. Rekomendasi ini berfokus pada kegiatan di dalam ruangan untuk menjaga kesehatan anak, terutama di tengah prediksi puncak musim kemarau.
Prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada bulan Juli hingga Agustus. Kondisi ini mendorong IDAI untuk memberikan alternatif aktivitas yang aman dan mendidik bagi anak.
Meskipun di dalam ruangan, IDAI menekankan bahwa anak-anak tetap membutuhkan aktivitas fisik. Kebutuhan minimal 60 menit per hari tetap harus terpenuhi demi tumbuh kembang yang optimal.
Aktivitas fisik tersebut tidak harus selalu dilakukan di luar rumah. IDAI menyarankan berbagai permainan dan olahraga ringan yang bisa dilakukan di dalam ruangan sebagai pengganti.
"Anak tetap memerlukan aktivitas fisik setidaknya 60 menit setiap hari," demikian kutipan dari keterangan website IDAI yang menekankan pentingnya kebugaran anak.
Kegiatan yang direkomendasikan mencakup berbagai jenis permainan yang melibatkan gerakan. Hal ini bertujuan agar anak tetap aktif bergerak dan tidak terpaku pada satu posisi.
Selain menjaga kebugaran fisik, IDAI juga menyoroti pentingnya interaksi. Penggunaan gawai selama libur sekolah perlu diimbangi dengan aktivitas fisik dan komunikasi langsung dengan keluarga.
"Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal," demikian tertulis dalam keterangan yang merujuk pada pentingnya interaksi keluarga.
IDAI juga pernah memberikan imbauan serupa sebelumnya. Anak-anak disarankan lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan ketika cuaca ekstrem atau kualitas udara sedang memburuk.