BISNIS.HOTNEWS.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama delegasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia baru-baru ini melakukan kunjungan strategis ke New York, Amerika Serikat. Misi ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing sektor keuangan Indonesia di kancah internasional.
Kunjungan tersebut bertepatan dengan penyelenggaraan CNBC Investment Forum 2026. Acara ini menjadi platform penting untuk mendiskusikan perkembangan terkini di sektor keuangan global dan implikasinya bagi Indonesia.
Fokus utama forum adalah pada implementasi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Regulasi ini dirancang untuk memperkuat fondasi sektor keuangan nasional.
Tujuan dari pembahasan di forum internasional ini adalah untuk memastikan sektor keuangan Indonesia dapat berperan optimal sebagai motor penggerak ekonomi. Peningkatan peran ini krusial dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang terus berubah.
Delegasi Indonesia berdiskusi mengenai berbagai peluang dan tantangan dalam penerapan UU P2SK. Pemahaman mendalam terhadap lanskap investasi global diharapkan dapat memberikan masukan berharga bagi kebijakan domestik.
Forum tersebut menjadi ajang bertukar gagasan antara regulator Indonesia dan para pelaku pasar modal internasional. Hal ini penting untuk menarik investasi asing dan meningkatkan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.
"Kami berupaya keras untuk terus meningkatkan transparansi dan daya saing pasar modal kita di mata investor global," ujar seorang perwakilan delegasi yang enggan disebutkan namanya.
Kunjungan ini diharapkan dapat membuka pintu kolaborasi internasional yang lebih luas. Serta memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi yang menarik dan stabil di kawasan Asia Tenggara.
Dikutip dari TREN.BISNISMARKET.COM, kunjungan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang OJK dan DPR dalam memajukan sektor keuangan. Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memperkuat ekonomi nasional.