BISNIS.HOTNEWS.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kini memberikan perhatian serius terhadap operasional PT Modal Rakyat Indonesia, sebuah perusahaan teknologi finansial yang bergerak di bidang pinjaman peer-to-peer (P2P) lending.

Pemantauan intensif ini dilakukan menyusul adanya indikasi kenaikan signifikan pada Tingkat Wanprestasi (TWP) 90 hari yang dicatatkan oleh platform yang akrab disapa Modal Rakyat ini.

Tren TWP 90 hari yang dilaporkan berada di atas angka 5% menjadi sorotan utama regulator.

Angka tersebut secara jelas mengindikasikan adanya peningkatan risiko dalam proses penyaluran pinjaman yang dikelola oleh Modal Rakyat.

Kondisi ini menuntut adanya langkah mitigasi yang segera diambil, baik oleh pihak perusahaan maupun regulator.

OJK berupaya memastikan stabilitas dan kesehatan industri fintech P2P lending secara keseluruhan.

"Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara intensif memantau pergerakan PT Modal Rakyat Indonesia," sebagaimana dikutip dari Tren.Bisnismarket.com.

"Pengawasan ketat ini dilakukan seiring dengan adanya indikasi kenaikan Tingkat Wanprestasi (TWP) 90 hari yang melampaui batas yang telah ditetapkan," lanjut kutipan tersebut.

"Perhatian khusus diberikan pada tren TWP 90 hari yang tercatat berada di atas 5%," demikian disampaikan dalam sumber berita.