BISNIS.HOTNEWS.ID - Pelatihan calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdeskel Merah Putih) yang sebelumnya menuai perhatian karena formatnya yang ala militer, kini menjalani evaluasi mendalam. Perubahan ini merupakan hasil koordinasi antara Kementerian Koperasi dan Kementerian Pertahanan.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengonfirmasi adanya koordinasi langsung dengan pihak Kementerian Pertahanan mengenai format pelatihan tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan kualitas dan relevansi pelatihan bagi para calon manajer.

Hasil dari evaluasi tersebut, format pelatihan kini telah mengalami perubahan signifikan. Pihak Kementerian Pertahanan dilaporkan telah bersedia melakukan evaluasi dan penyesuaian pada metode pelatihan yang diterapkan selama ini.

Selain perubahan format, durasi pelatihan juga diperpanjang. Penambahan hari dalam pelatihan ini akan difokuskan pada pengembangan pengetahuan dan keterampilan calon manajer.

Materi tambahan yang diberikan mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan koperasi. Fokus utama adalah pada peningkatan kemampuan interaksi sosial dan pengembangan soft skill.

"Kemarin sudah dievaluasi, alhamdulillah dari pihak Kementerian Pertahanan juga sudah mau mengevaluasi. Bahkan formatnya juga sudah berubah," ujar Ferry Juliantono dalam acara detikSore pada Sabtu (11/7/2026).

Beliau menambahkan bahwa Kementerian Koperasi mendapatkan tambahan waktu pelatihan yang akan dimanfaatkan secara optimal. Penambahan durasi ini menjadi kesempatan untuk memperkaya kompetensi calon manajer.

"Kami di Kementerian Koperasi mendapatkan tambahan hari. Tambahan hari yang diberikan kepada kami akan kita berikan bagaimana (cara) interaksi sosial, soft skill, segala macam yang akan melengkapi pengetahuan mereka," demikian disampaikan oleh Ferry Juliantono.

Perubahan ini diharapkan dapat menghasilkan manajer koperasi yang tidak hanya cakap dalam aspek manajerial, tetapi juga memiliki kemampuan interpersonal yang baik. Hal ini penting untuk mendukung perkembangan koperasi di tingkat desa.