BISNIS.HOTNEWS.ID - Perubahan signifikan terjadi dalam lanskap filantropi global menyusul keputusan Warren Buffett untuk menghentikan donasi rutinnya kepada Gates Foundation. Langkah ini menandai pergeseran strategi filantropis sang investor legendaris.

Keputusan ini berujung pada pengalihan dana donasi yang sebelumnya dialokasikan untuk yayasan Bill Gates. Dana tersebut kini akan disalurkan kepada empat yayasan yang secara khusus dikelola oleh ketiga anak dari Warren Buffett.

Pada tahun 2006, Warren Buffett pernah menyatakan komitmennya untuk memberikan donasi seumur hidup kepada Gates Foundation. Komitmen tersebut merupakan bagian dari agenda filantropi jangka panjangnya.

Seharusnya, pada bulan ini, Buffett dijadwalkan untuk menyumbangkan hampir US$ 4,5 miliar, atau setara dengan Rp 81,19 triliun (dengan kurs Rp 18.043 per dolar AS), kepada Gates Foundation sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Namun, keputusan terbaru ini mengubah rencana tersebut. Buffett kini memilih untuk mengalihkan total donasi yang telah dihimpunnya hingga saat ini, yang diperkirakan mencapai hampir US$ 6 miliar atau Rp 108,22 triliun, kepada yayasan-yayasan keluarga.

Donasi yang dialihkan ini seluruhnya berbentuk saham dari perusahaan investasi Berkshire Hathaway milik Warren Buffett. Bentuk donasi berupa saham ini menjadi ciri khas dari strategi filantropi Buffett selama ini.

"Ia memutuskan untuk mengalihkan donasi tersebut kepada empat yayasan keluarga," demikian bunyi informasi yang diperoleh dari sumber berita. Keputusan ini menunjukkan adanya penyesuaian prioritas dalam penyaluran kekayaan Buffett.

Langkah ini juga menegaskan kembali pentingnya warisan dan tujuan filantropi yang diturunkan kepada generasi penerus dalam pandangan Warren Buffett. Fokus pada yayasan keluarga membuka dimensi baru dalam kontribusi sosialnya.

Dikutip dari sumber berita terkait, keputusan ini diambil untuk menyelaraskan tujuan filantropi dengan visi jangka panjang dari anak-anaknya dalam mengelola kekayaan warisan. Hal ini memberikan otonomi lebih besar kepada generasi penerus dalam menentukan arah sumbangsih mereka.