BISNIS.HOTNEWS.ID - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan strategi baru untuk mengoptimalkan potensi energi nasional. PT Pertamina (Persero) akan melakukan penyesuaian konfigurasi operasional pada dua fasilitas kilang minyaknya.
Langkah strategis ini bertujuan untuk mengubah surplus solar nasional yang diperkirakan mencapai 3 hingga 4 juta kiloliter menjadi bahan bakar jet atau avtur. Kebutuhan avtur yang terus meningkat menjadi alasan utama di balik inisiatif ini.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, membeberkan identitas dua kilang yang akan menjadi fokus utama penyesuaian ini. Keduanya adalah Kilang Balikpapan yang berlokasi di Kalimantan Timur dan Kilang Cilacap di Jawa Tengah.
"Ada dua, kilang yang di Balikpapan dengan yang di Cilacap," ujar Laode saat ditemui media seusai acara peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Blok Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).
Saat ini, pemerintah bersama dengan Pertamina sedang giat mempersiapkan pengaturan teknis yang diperlukan. Tujuannya adalah memastikan proses pengalihan hasil distilasi dari solar menjadi avtur dapat berjalan dengan optimal dan efisien.
"Itu sebenarnya setting di kilangnya. Kilang yang bakal ada perubahan itu," tambah Laode, menjelaskan bahwa modifikasi akan dilakukan pada unit pengolahan di kilang tersebut.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kemandirian energi dalam negeri dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya minyak yang ada. Dengan mengubah surplus solar menjadi avtur, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar jet.
Pertamina diharapkan dapat menjalankan proyek ini dengan target waktu yang ditetapkan. Keberhasilan konversi ini akan berdampak positif pada neraca perdagangan energi nasional dan ketersediaan avtur untuk maskapai penerbangan domestik.
Dikutip dari Bloomberg Technoz, kabar ini disampaikan langsung oleh Dirjen Migas Kementerian ESDM, yang memberikan gambaran jelas mengenai langkah konkret yang akan diambil.