BISNIS.HOTNEWS.ID - Pertarungan memperebutkan medali perunggu Piala Dunia 2026 dipastikan akan menjadi momen penuh makna bagi skuad Timnas Prancis. Laga ini akan menjadi penutup perjalanan panjang pelatih Didier Deschamps yang telah memimpin Les Bleus sejak Agustus 2012.
Pertandingan penting ini dijadwalkan akan berlangsung di Miami Stadium pada Minggu, 18 Juli 2026, pukul 04.00 WIB. Prancis dan Inggris akan saling berhadapan setelah keduanya menelan kekalahan di babak semifinal kompetisi akbar tersebut.
Timnas Prancis harus mengakui keunggulan Timnas Spanyol dengan skor 0-2 pada pertandingan semifinal yang mereka jalani. Kekalahan ini tentu menjadi pukulan berat bagi ambisi mereka untuk melaju ke partai puncak.
Sementara itu, Timnas Inggris juga harus tersingkir dari persaingan menuju gelar juara setelah kalah 1-2 dari Timnas Argentina di babak semifinal. Kedua tim kini harus berjuang untuk mengamankan posisi ketiga.
Pemain bertahan Timnas Prancis, Ibrahima Konate, menyampaikan apresiasinya yang mendalam kepada sang pelatih. "Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepadanya [Deschamps], stafnya, dan semua orang yang telah mendukungnya di sepanjang perjalanan panjangnya bersama tim nasional Prancis, karena ini telah menjadi sebuah jalan yang panjang," ujar Konate, dikutip dari laman FIFA.
Konate menambahkan bahwa Deschamps telah memberikan banyak kebahagiaan bagi masyarakat Prancis selama masa kepelatihannya. "Ia [Deschamps] telah membawa begitu banyak kegembiraan bagi masyarakat Prancis. Memang benar, ada juga beberapa kekecewaan di sepanjang perjalanan tersebut, tetapi kita tidak boleh melupakan semua kebahagiaan yang telah ia berikan kepada kita," tambahnya.
Karier kepelatihan Didier Deschamps bersama timnas Prancis dimulai dengan hasil imbang tanpa gol melawan Uruguay dalam sebuah laga persahabatan pada 15 Agustus 2012. Sejak saat itu, berbagai momen penting telah terukir dalam sejarah Les Bleus.
Kini, Prancis memiliki motivasi ekstra untuk memberikan perpisahan yang layak bagi pelatih setia mereka. Kemenangan di Miami Stadium menjadi target utama untuk menutup era Deschamps dengan manis.
Dikutip dari laman FIFA, Ibrahima Konate mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dedikasi Didier Deschamps. "Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepadanya [Deschamps], stafnya, dan semua orang yang telah mendukungnya di sepanjang perjalanan panjangnya bersama tim nasional Prancis, karena ini telah menjadi sebuah jalan yang panjang," kata Konate.