BISNIS.HOTNEWS.ID - Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyatakan pandangannya mengenai kondisi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia. Beliau mengidentifikasi BUMN sebagai salah satu area yang rentan terhadap praktik korupsi.
Pernyataan ini disampaikan Presiden Prabowo dalam sebuah forum penting yang dihadiri oleh banyak pihak. Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap potensi penyalahgunaan wewenang yang terjadi di sektor ini.
"Dan BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan," ujar Presiden Prabowo saat memberikan sambutan. Pernyataan ini mengindikasikan adanya rencana aksi nyata untuk melakukan reformasi di tubuh BUMN.
Beliau menambahkan, "Selama ini BUMN-BUMN itu sumber korupsi." Ungkapan ini secara lugas menyoroti akar permasalahan yang ingin diatasi oleh pemerintah di bawah kepemimpinannya.
Presiden Prabowo mengingatkan agar para pelaku korupsi segera menghentikan perbuatan mereka. Ajakan ini merupakan upaya untuk mendorong perubahan perilaku di kalangan para pengelola dan pihak yang terkait dengan BUMN.
Beliau menekankan pentingnya penertiban ini agar manfaat dari BUMN dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. Tujuannya adalah agar keuntungan negara tidak lagi bocor akibat praktik ilegal.
Presiden Prabowo menyampaikan pidatonya di acara Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional Ke-79 Tahun 2026. Lokasi acara bertempat di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta.
Perayaan tersebut diselenggarakan pada hari Minggu, 12 Juli 2026. Momen ini menjadi wadah bagi Presiden untuk menyampaikan visi dan misinya terkait perbaikan tata kelola BUMN.
Pesan Presiden Prabowo juga ditujukan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan aset negara. Ia meminta agar integritas dan akuntabilitas menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan.