BISNIS.HOTNEWS.ID - Sebuah skandal keuangan mengejutkan terkuak di Batavia pada awal abad ke-20, mengungkap praktik penggelapan dana nasabah bank dalam jumlah yang tak terbayangkan. Kasus ini membongkar bagaimana sepasang suami istri menjalani gaya hidup mewah berkat hasil kejahatan finansial mereka.

Pelaku utama dalam kasus ini adalah A.M. Sonneveld, seorang mantan perwira KNIL yang kemudian memegang posisi strategis di Nederlandsch-Indie Escompto Maatschappij. Bank swasta tersebut merupakan salah satu institusi keuangan terkemuka pada masanya di Batavia.

Jabatannya yang prestisius di bank tersebut secara efektif menutupi sumber kekayaan yang diperolehnya. Hal ini membuat masyarakat luas tidak memiliki kecurigaan sedikit pun terhadap gaya hidup mewah yang dijalani oleh Sonneveld dan pasangannya.

"Kisah mengejutkan dari Batavia (kini Jakarta) pada awal abad ke-20 membongkar praktik penggelapan dana nasabah bank dalam jumlah fantastis," demikian dikutip dari TREN.BISNISMARKET.COM.

"Sepasang suami istri di kota tersebut ternyata menjalani gaya hidup mewah yang disokong oleh hasil kejahatan finansial," lanjut kutipan tersebut.

A.M. Sonneveld, sosok sentral dalam skandal ini, sebelumnya pernah mengabdi sebagai perwira di KNIL. Kepemimpinannya di masa lalu menambah lapisan kredibilitasnya di mata publik, membuatnya sulit dicurigai.

Posisi yang dipegangnya di Nederlandsch-Indie Escompto Maatschappij memberikannya akses dan kepercayaan yang dimanfaatkan untuk melakukan penggelapan. Skala dana yang digelapkan mencapai Rp87 miliar, angka yang sangat besar di era tersebut.

"Pelaku utama adalah A.M. Sonneveld, seorang mantan perwira KNIL yang kemudian menempati posisi penting di Nederlandsch-Indie Escompto Maatschappij, sebuah bank swasta terkemuka saat itu," demikian informasi yang diperoleh.

"Jabatannya yang prestisius membuat sumber kekayaannya tidak menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat luas," tambah informasi tersebut.