BISNIS.HOTNEWS.ID - Penyebaran penyakit mendadak yang ditandai dengan diare tengah menjadi perhatian di Amerika Serikat. Parasit penyebab kondisi ini telah menginfeksi hampir 850 orang, sementara lebih dari 1.500 kasus lainnya masih dalam proses penyelidikan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengumumkan bahwa hingga saat ini, sebanyak 31 negara bagian telah melaporkan kasus siklosporiasis. Beberapa wilayah bahkan mencatat lonjakan kasus dalam dua pekan terakhir.

Informasi terkini ini merupakan pembaruan pertama dari CDC mengenai wabah tersebut sejak 16 Juni. Lembaga kesehatan ini terus memantau perkembangan situasi di lapangan.

Menurut data yang dirilis CDC, terdapat 86 pasien yang memerlukan perawatan inap akibat infeksi parasit ini. Hingga kini, belum ada laporan kasus kematian yang terkait dengan wabah ini.

"CDC mengakui bahwa jumlah kasus yang dilaporkan masing-masing negara bagian kemungkinan lebih tinggi daripada data yang dimiliki lembaga tersebut," demikian disampaikan dalam pembaruan CDC.

Pejabat kesehatan federal masih berupaya keras untuk mengidentifikasi sumber pasti dari wabah ini. Penyelidikan intensif terus dilakukan untuk mengungkap asal-usul penyebaran parasit.

Kasus-kasus yang telah terkonfirmasi melibatkan individu dengan rentang usia yang luas, mulai dari 5 hingga 88 tahun. Mayoritas penderita infeksi parasit ini adalah perempuan.

Dikutip dari Bloomberg News, data ini menunjukkan luasnya jangkauan penyebaran siklosporiasis yang kini melanda berbagai wilayah di Amerika Serikat.

Para ahli kesehatan mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai langkah pencegahan utama terhadap infeksi parasit seperti siklosporiasis.